Filsafat
Landasan Ontologi Dalam Filsafat Ilmu
Landasan ontologi berbicara tentang obyek
apa yang di telaah ilmu bagaimana ujud yang hakiki dari obyek tadi dengan daya
tangkap manusia yang membuahkan pengetahuan. Pengetahuan yang telah disusun
secara sistematis dengan metode imiah tertentu maka dapat di pertanggung jawabkan kebenaranya secara umum terkait
objek format filsafat ilmu berkait tentang hakikat ilmu pengetahuan artinya
filsafat ilmu lebih meanruh perhatian terhadap proble-problem ilmu pengetahuan
seperti hakikat ilmu apa fungsi ilmu pengetahuan dan bagaimana cara
memperolehnya kebenaran objek setiap ilmu dibedakan menjadi dua : objek
material dan bjek formal material adalah pusat perhatian ilmuwan dalam penelaah
objek material atau dengan kata lain objek formal merupakan kajian terhadap objek
material atas dasar tinjauan atau sudut pandang tertentu.
Jenis-jenis
sasaran dari Landasan ontologi :
1.
Ide abstrak
2.
Benda fisik
3.
Jasad hidup
4.
Gejala rohani
5.
Peristiwa sosial
6.
Proses tanda
Ontologi
merupakan cabang dari metafisika yang membicarakan eksitensi dan ragam-ragam
dari suatu kenyataan. Ada beberapa tafsiran tentang kenyataan diantaranta
adalah supernaturalisme dan naturalisme . menurut supernaturalisme bahwa
terdapat wujud-wujud yang bersifat gaib dan wujud ini bersifat lebih tinggi
atau lebih kuasa dibanding wujud alam yang nyata. Anismisme pandangan yang
menyatakan terdapat beberapa roh-roh yang gaib yang terdapat dalam benda-benda
tertentu. Ada tiga teori ontologis yang terkenal yaitu :
1. Idealisme
Mengajarkan
bahwa ada yang sungguh-sungguh berada di dunia ide segala sesuatu yang tampak
dan terwujud nyata dalam inderawi hanya merupakan gambaran atau bayangan dari
yang sesungguhnya yang beada di dunia ide realitas yang sungguh bukanlah yang kelihatan melainkan yang tidak
kelihatan
2. Materialisme
Berpendapat
bahwa ada yang sesungguhnya adalah yang keberadaanya semata-mata bersifat
material atau sama sekali bergantung pada yang material realitas atau sama
sekali bergantung pada yang material realitas sesungguhnya adalah alam
kebendaan dan segala sesuatu yang mengatasi alam kebendaan itu haruslah
dikesampingkan
3. Dualisme
Mengajrkan bahwa
substansi individual terdiri dari dua tipe fundamental yang berbeda dan tidak
dapat diredukasikan pada lainya. Kedua tipe fundamental dari substansi itu
ialah meterial dan mental dengan demikian dualisme mengakui bahwa realitas
terdiri dari materi atau yang ada secara fisis dan mental atau yang beradanya
tidak kelihatan secara fisis.
0 comments
Post a Comment